Senja Dan Dakapannya…Sebuah Puisi Kematian
Dingin bayu menghembus malam
Kegelapan tersisih dalam berkurun…
Menanti impian
Tatkala matahari itu buta
Ada jasad yang bernafas kaku
Tirai hujan pun menitis beku
Disebalik redup kerdipan bintang
Bebunga berguguran layu…
Hamparan mimpi berselimut tragedi
Musafir lalu bertalkinkan rindu
Hanya nesan kenangan
Terdampar di makam illusi
Disirami darah,keringat dan airmata
Apabila gerhana menyapa…
Aku kembali di sini…
Jiwa yang telah lama terlerai
Bersama takdir yang menjemput derita
Mergastua malam pun bertebaran pergi
Dalam senandung hibanya…
Kujamah sebuah puisi kematian
Senja Dan Dakapannya...In Darkness Betrothed
Portray me The Tragedian
As I return for my beloving Queen
For thousand years I’ve mourned
Within madrigal and erotic dreams
In Darkness Betrothed we bleed
Falling upon our bloody costumes
Farewell in heavenly tears of Nymph
May I ever be with you…Forever
May 15, 2008
DEAD POEMS
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment